YOGYAKARTA – Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) untuk Program Studi Sarjana (S1) Teologi. Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen institusi dalam menjaga standar pendidikan dan mempersiapkan diri menuju akreditasi eksternal yang lebih tinggi. Audit tahun ini mencakup evaluasi menyeluruh terhadap aspek Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi standar pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat (PkM).
Cakupan Audit yang Komprehensif
Proses audit tidak hanya berfokus pada ruang kelas, namun menyentuh 15 poin standar utama ditambah dengan standar khusus perguruan tinggi. Beberapa aspek krusial yang diaudit antara lain:
- Pembelajaran: Standar isi, proses, penilaian, dan pengelolaan pembelajaran.
- Penelitian: Standar hasil, proses, dan penilaian penelitian dosen.
- Pengabdian Masyarakat (PkM): Evaluasi dampak dan pelaksanaan PkM bagi masyarakat dan gereja.
- Kompetensi Lulusan: Memastikan lulusan memiliki kualitas yang relevan dengan kebutuhan pelayanan.
Langkah Strategis Menuju Akreditasi
Laporan AMI ini berfungsi sebagai instrumen pertanggungjawaban akademik sekaligus kompas bagi perbaikan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).
"Laporan ini menjadi perangkat penting bagi institusi dalam mempersiapkan diri menghadapi audit eksternal, baik oleh lembaga pemerintah maupun lembaga akreditasi mandiri," tulis laporan tersebut.
Temuan dan rekomendasi dari hasil audit ini akan dijadikan landasan untuk memperkuat tata kelola kampus, sehingga STTII Yogyakarta dapat terus menghasilkan pelayan Tuhan yang unggul, berkarakter, dan berdampak luas.
Apresiasi dan Harapan
Pihak kampus menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh auditor internal, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang terlibat aktif. Sinergi ini diharapkan mampu membangun budaya mutu yang kuat di lingkungan STTII Yogyakarta.
Dengan selesainya audit ini, STTII Yogyakarta optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan pendidikan teologi Injili demi kemajuan pelayanan gereja dan masyarakat di Indonesia.