UNGARAN – Kehangatan dan semangat persaudaraan menyelimuti kunjungan pelayanan Tim Mission Trip (MT) Semarang di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Bethesda, Ungaran. Dalam misi pelayanan ini, tim didampingi langsung oleh dosen pembimbing Pdt. Dr. Noor Anggraito, M.Th., serta beranggotakan lima mahasiswa: Cristiano Alberthius Endarta (Ketua MT), Joy Stefan Imanuel Mulyono, Ezra Yunides Zangga, Nehemia Tekege, dan Siska Rumamina.
Tim MT Semarang mendapatkan kesempatan berharga untuk melayani dalam dua sesi Ibadah Raya, yakni pukul 06.00 WIB dan 08.00 WIB. Kehadiran tim disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh jemaat setempat. Suasana ibadah berlangsung khidmat namun penuh sukacita, di mana para mahasiswa turut terlibat aktif dalam berbagai aspek pelayanan di altar.
Dalam ibadah tersebut, Pdt. Dr. Noor Anggraito, M.Th. menyampaikan kebenaran firman Tuhan yang diambil dari Yohanes 13:13-17 dengan tema yang menggugah: "Salib Dimulai dari Handuk".
Pesan ini menekankan bahwa sebelum memikul salib, orang percaya dipanggil untuk terlebih dahulu memegang "handuk"—simbol kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani sesama, sebagaimana teladan yang diberikan Yesus saat membasuh kaki para murid-Nya. Pesan ini menjadi pengingat kuat bagi jemaat maupun tim misionaris untuk terus mempraktikkan hidup yang menghamba.
Satu hal yang membuat perjalanan misi ini terasa sangat istimewa adalah sambutan dari keluarga besar JKI Bethesda yang menganggap tim bukan sebagai tamu, melainkan sebagai keluarga sendiri. Dukungan luar biasa juga datang dari Bapak Didik, seorang alumni STTII yang setia mendampingi dan menolong tim selama di Ungaran.
"Kami sangat bersyukur atas bimbingan Pak Didik. Pengalaman dan pembelajaran yang beliau bagikan menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami dalam memahami realitas pelayanan di lapangan," ujar salah satu anggota tim.
Perjalanan misi di Semarang ini tidak hanya menjadi berkat bagi jemaat yang dilayani, tetapi juga menjadi sarana pendewasaan bagi para mahasiswa untuk terus memberikan yang terbaik demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.